Polres Mamuju Tengah Lakukan Pemantauan Ketersediaan Minyak Goreng di Pasar

Mamuju – Polres Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat menerjunkan personelnya guna melakukan deteksi dan pemantauan ketersediaan minyak goreng di sejumlah pasar dan toko di daerah itu.

Kasi Humas Polres Mamuju Tengah Iptu Samsuddin Senin, mengatakan pihaknya memantau secara langsung di pasar tradisional dan pasar retail modern serta pusat pertokoan di daerah itu untuk melihat ketersediaan dan harga minyak goreng.

“Pemantauan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan minyak goreng jelang Ramadhan di Kabupaten Mamuju Tengah,” kata Samsuddin.

Dari hasil pemantauan itu, lanjut Samsuddin, minyak goreng kemasan telah tersedia di sejumlah toko retail modern, dengan harga yang telah menyesuaikan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Harga minyak goreng kemasan per liter tertinggi lanjut Samsuddin, dijual dengan Rp30.000 dan terendah Rp14.000.

Untuk minyak goreng curah, lanjutnya, harga tertinggi per liter, yakni Rp30.000 dan terendah Rp15.000.

“Untuk merek minyak goreng kemasan yang beredar di pasaran di Kabupaten Mamuju Tengah, diantaranya Bimoli, Kunci Mas, Siip, Fitri, Himar, Batik, Lasani, Mubarok, Tropika Slim, Sedap, Sania, Dunia serta Minyak Kita,” ujarnya.

“Personel yang terjun di lapangan kami minta untuk mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan minyak goreng dan dapat menyalurkan kepada masyarakat selaku konsumen,” sambungnya.

“Kami berharap, tidak ada lagi kelangkaan minyak goreng di Mamuju Tengah dan juga tidak terjadi gejolak harga,” tambah Samsuddin.(Ant)