Mamuju – Pendamping desa yang ada di Provinsi Sulawesi Barat diminta menciptakan inovasi dalam rangka membangun desa pada Tahun 2020.
“Selamat menjalankan tugas dengan mengelola APBD Sulbar Tahun 2020 dalam rangka membangun desa dan semoga pendamping desa dapat diperkuat lagi semangatnya membangun desa,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris Dp di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, pendamping desa mesti memperkuat keprofesionalannya dalam bekerja dan membantu desa agar bisa lebih inovatif lagi.
“Bangun inovasi desa.dan membuat desa kita tumbuh sesuai dengan kriteria yang kita miliki di Sulbar, agar pembangunan Sulbar terus maju,” katanya.
Menurut dia, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Barat telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kontrak kerja dengan tenaga pendamping desa se-Sulbar Tahun Anggaran 2020.
Ia mengatakan, kontrak kerjasama itu untuk mendorong kerjasama dalam pembangunan dan pengelolaan desa, dan menggalakkan program kerja desa yang mandiri, sehat, dan cerdas.
Ia menyampaikan, jika pendamping desa ingin dikatakan bekerja secara profesional dalam membangun desa, maka harus memiliki tiga fungsi yaitu kedalaman pengetahuan terhadap apa yang ada di lingkup pembangunan dan perencanaan desa, aspek etika dan moral, serta komitmen kerja yang tinggi.
“Pendamping desa itu selalu disandingkan dengan tittle professional, harus punya skill, dan datang di desa sebagai orang-orang yang terlatih secara profesional, , agar pembangunan desa terkelola dengan baik,” katanya.
Ia juga meminta, agar pendamping desa bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang berkembang, dengan membenahi kekurangan yang masih ada. (Ant)



