Mamuju – Pemerintah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pelatihan search and rescue (SAR) di wilayah ketinggian.
“Pelatihan bencana sangat penting di Mamuju mengingat daerah ini seringkali tertimpa atau daerah rawan bencana,” kata Bupati Mamuju Sutinah Suhardi Duka di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, pemerintah di Mamuju sangat mengapresiasi Basarnas Mamuju yang telah bersedia memberikan pelatihan SAR di daerah ketinggian.
Menurut dia, pelatihan tersebut merupakan mitigasi bencana dan akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan sumber daya manusia yang siap melakukan penanganan bencana.
Ia mengatakan, pemerintah Mamuju juga memberi apresiasi atas keikutsertaan sejumlah komponen dalam pelatihan yang dilaksanakan Basarnas Mamuju di Kecamatan Kalukku.
Menurut dia, peserta pelatihan merupakan orang yang memiliki rasa tanggung jawab kemanusiaan yang sangat tinggi.
Sebelumnya, kepala kantor Basarnas Mamuju, Muhammad Arif Anwar, mengatakan, peserta pelatihan yang digelar diikuti berbagai kelompok masyarakat, mulai dari perwakilan TNI dan Polri, BPBD, Tagana hingga sejumlah kelompok pencinta alam dari wilayah kabupaten Mamuju serta Kabupaten Mamuju Tengah.
Ia menyampaikan, pelatihan SAR ketinggian ini penting dilaksanakan karena saat pembongkaran Mesjid Suhada Mamuju yang dirusak gempa pada 15 Januari 2021 lalu telah mengakibatkan korban jiwa.
“Banyak potensi masyarakat yang ingin membantu saat terjadi bencana namun tidak jarang mereka justru dapat membahayakan diri sendiri saat akan melakukan pertolongan, sehingga dibutuhkan pelatihan menghindari resiko dan dampak yang lebih besar atas kejadian bencana terharap para relawan kemanusiaan,” katanya.(Ant)




