Mamuju – Bupati Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Sutinah Suhardi mengharapkan anggaran dana biaya operasional sekolah (Bos) dimanfaatkan untuk kemajuan pendidikan.
“Dana Bos yang dikelola sekolah agar dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan memajukan pendidikan di Mamuju,” kata Bupati di Mamuju, Selasa.
Bupati mengatakan itu, usai melantik 360 orang kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Mamuju.
Ia mengatakan, penyelenggaran pendidikan di Mamuju masih menemui hambatan akibat pengelolaan dana pendidikan yang belum maksimal.
“Dana Bos yang jumlahnya milliaran pada tahun lalu, ternyata tidak dicairkan dengan alasan yang tidak jelas oleh beberapa sekolah, sehingga dianggap menjadi penghambat majunya pendidikan,” katanya.
Ia menilai pada tahun lalu kinerja sekolah dalam memajukan pendidikan masih jauh dari harapan, karena belum maksimal mengelola anggaran pendidikan di sekolah.
Oleh karena itu ia berharap agar kepala sekolah yang baru dilantik di Mamuju dapat memberbaiki kinerja mengelola anggaran pendidikan sehingga berdampak dan bermanfaat untuk memajukan pendidikan.
“Kedepan kalau kalau sekolah yang tidak bisa mencairkan dana bosnya pertengahan tahun langsung, maka kepala sekolahnya akan diganti karena akan merugikan kemajuan pendidikan Sulbar,” katanya.
Ia juga meminta agar dana Bos sekolah tidak dikorupsi karena akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.
Ia berharap sekolah di Mamuju mendorong suksesnya pendidikan di Mamuju dan juga mensukseskan vakisnasi anak disekolah untuk pencegahan penyebaran COVID-19. (Ant)




