Mamuju – Festival inklusif kesetaraan sosial di Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka mencegah terjadinya diskriminasi sosial di masyarakat.
Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar saat membuka Festival inklusif kesetaraan sosial 2021, melalui video conference di Mamuju, Jumat.
Ia mengatakan, festival inklusif kesetaraan sosial yang digelar secara daring tersebut, diselenggarakan oleh komunitas sosial Garis Hitam Project bersama pemerintah Sulbar.
Menurut dia, festival Inklusif kesetaraan sosial merupakan kegiatan festival, dengan menghadirkan narasumber dan kelompok sosial yang memiliki pandangan yang berbeda-beda terkait fokus isu kesetaraan.
“Pada 2020 sebelum Pandemi COVID-19, saya juga hadir membuka Festival seperti ini, dan pemerintah Sulbar sangat mengapresiasi dalam rangka membangun daerah ini,” katanya.
Ia berharap agar garis hitam project yang merupakan komunitas sosial yang mewadahi kegiatan festival ini, untuk terus menciptakan diskusi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
“Mengedukasi masyarakat publik terkait isu diskriminasi yang masih tercipta di kalangan masyarakat luas, sangat bermanfaat agar dapat memotivasi dan mewujudkan kesetaraan sosial,” katanya.
Ia juga berharap agar komunitas sosial dan elemen lainnya koordinasi lintas sektor yang telah dibina selama ini dapat diteruskan dan bersingergi dengan pemerintah bersama-sama membangun Sulbar. (Ant)




